Hakim Italia Paksa Pengacara Muslimah Lepas Jilbab
Eramuslim – Seorang pengacara Muslimah magang dikabarkan menjadi korban rasis di gedung pengadilan Italia, setelah seorang hakim Administratif di wilayah Utara memaksanya melepaskan jilbab.
Kejadian rasis ini berlangsung pada hari Senin (22/01) lalu saat Asmae Belfakir diminta oleh Hakim Giancarlo Mozzarelli untuk melepaskan jilbabnya pada persidangan di Pengadilan Administratif Regional di Bologna, dan diancam diusir dari ruang persidangan jika tidak melakukannya.
“Saya memasuki ruang sidang dengan semua pengacara lain yang terlibat dalam kasus tersebut, hakim mulai mengatakan: ‘Dapatkah Anda melepasnya?’ Dia bahkan tidak mengatakan `jilbab’ dan tidak melihat ke arah saya. Saya pikir dia hanya menginginkan seseorang untuk melepaskan mantel mereka, saya tidak bisa membayangkan dia sedang berbicara dengan saya. Lalu, kemudian saya menatap matanya dan menyadari bahwa saya kesal dan saya berkata, menyelesaikan kalimatnya, ‘jilbab ini’ ?’” pungkas Asmae Belfakir saat diwawancarai Anadolu.
“Segera setelah itu, dia [Hakim] berkata: ‘Ya, jika Anda ingin tinggal di ruang sidang ini, Anda harus melepasnya [jilbab].’”

“Saya menjawab, ‘Saya tidak akan melepasnya. Saya pergi keluar’”, tegas Asmae.
Dia [hakim] mengatakan bahwa saat dirinya [Asmae Belfakir] membuka pintu, dia [hakim] berkata kepada para hadirin: “Ya, itu karena rasa hormat dari budaya dan tradisi kami.”
“Mendengar seorang hakim yang berbicara tentang budaya dan tradisi dalam konteks itu membuat saya merasa sangat buruk, saya hanya ada di sana untuk belajar profesi [pengacara], untuk memahami bagaimana hukum harus diterapkan, saya tidak berada di sana untuk dipermalukan karena agama saya,” ujar Asmae Belfakir.
“Saya mendengar banyak hal tentang hakim itu; modus operandi dan pikiran pribadinya, ” pungkas Belfakir.
Halaman 1 2
loading...
Post a Comment