Tiga ABG Zionis-Israel Tuntut Lorde Karena Ogah Konser di Tel Aviv
Eramuslim.com – Tiga ABG Yahudi mengajukan tuntutan hukum kepada artis Selandia Baru Lorde atas luka emosional yang mereka alami akibat pembatalan konser di Tel Aviv.
Kasus tersebut diajukan oleh sebuah kelompok Zionis-Israel dengan menggunakan undang-undang kontroversial yang disahkan pada tahun 2011 yang memungkinkan tuntutan perdata dibuka terhadap mereka yang menyerukan pemboikotan terhadap Zionis-Israel.
Mereka mengklaim sebagai aktivis yang bekerja untuk “mengakhiri apartheid Zionis-Israel” dan percaya bahwa boikot ekonomi, intelektual dan artistik adalah cara yang efektif untuk menyuarakan pendapat mereka.
Mereka mengajukan tuntutan di Yerusalem pekan ini dengan tuntutan ribuan dolar AS atas apa yang mereka sebut sebagai “luka emosional”.
Nitsana Darshan-Leitner, pengacara yang mewakili penggugat, mengatakan bahwa klaim adalah yang pertama menunjukkan hubungan langsung antara seruan boikot dan “kerugian” yang ditimbulkan.
“Gadis-gadis ini adalah ideolog. Mereka akan masuk tentara (Zionis) tahun depan, dan mereka merasa sangat malu dan dilukai oleh tuduhan bahwa aktivis Selandia Baru menyalahkan (Zionis) Israel,” katanya.
Sebelum pihak Lorde membatalkan konser di Tel Aviv diketahui kelompok HAM Selandia Baru mengirimkan surat kepada pihak Lorde yang mendukung pembatalan konser.
“Pertunjukan di sana mengirimkan pesan yang salah,” tulis mereka kepada penyanyi dan penulis lagu tersebut.
“Bermain di Tel Aviv akan terlihat memberi dukungan pada kebijakan pemerintah penjajah (Zionis) Israel, bahkan jika Anda tidak berkomentar mengenai situasi politik,” tambahnya seperti dimuat The Guardian.(kl/rm)
loading...
Post a Comment