Ilmuwan Barat Buktikan Manfaat Puasa Untuk Butuh dan Pikiran

Eramuslim – Jauh sebelum orang mengenal jus pembersih perut, detoks dan diet liver atau hati, manusia telah melakukan ritual pembatasan diri. Banyak biksu dan biarawati yang menjauhkan diri dari makanan mulai siang sampai fajar. Umat Islam pun menjalankan ibadah puasa Ramadhan, dan banyak tradisi Kristiani pun melaksanakan masa Prapaskah.

Banyak cara puasa yang diikuti umat beragama tidak sepenuhnya menahan makan dan minum. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa periode menahan untuk tidak makan dapat memberikan manfaat kesehatan, terlepas Anda melakukannya karena alasan agama atau bukan.

Yang Terjadi Pada Tubuh Saat Puasa

Mengonsumsi makanan dan mencernanya menimbulkan dampak pada tubuh, dan menurut Associate Professor Amanda Salis dari University of Sydney, berhenti sementara dari hal seperti itu dapat mendatangkan manfaat.

“Ada beberapa kerusakan akibat makan, ada juga makanan yang mengandung radikal bebas dan hal itu menyebabkan kerusakan pada tubuh kita,” katanya.

“Makan tidak semuanya baik. Memang perlu, tapi istirahat dari hal itu mungkin akan memberi tubuh kita waktu istirahat dari proses tersebut,” jelasnya.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2 3

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.