Rezim Cina Makin Anti Kritik, Sensor Medsos Sampai ke Huruf

Eramuslim.com – Partai Komunis China pekan ini mengumumkan usulan untuk mengubah konstitusi dengan menghapus masa jabatan presiden selama dua periode. Dampak dari kebijakan ini bila disahkan maka akan membuat Xi Jinping menjadi presiden lebih dari dua periode bahkan seumur hidup. Xi Jinping saat ini dipandang sebagai pemimpin China terkuat dalam beberapa dekade terakhir.

Hanya dalam hitungan jam setelah pengumuman itu warga China membanjiri media sosial dengan komentar-komentar mereka. Di jejaring sosial Weibo pengguna dunia maya di China mengalami pemblokiran dan penyensoran dari pemerintah karena menuliskan sejumlah kata. Penyensoran meliputi beberapa kata, termasuk huruf ‘N’ dalam bahasa Inggris. Kata-kata yang disensor itu dianggap kritikan terhadap kebijakan yang akan membuat Xi Jinping menjadi presiden sumur hidup.

Halaman selanjutnya →

Halaman 1 2

loading...

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.